Senin (8/12) rencananya Komisi Pemilihan Umum (KPU) FT UNY akan menggelar debat calon ketua dan wakil ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Teknik UNY periode 2015. Namun agenda tersebut gagal terlaksana dan ditunda sampai waktu yang tidak ditentukan. Kabar ditunda debat ini menimbulkan pertanyaan dari berbagai pihak terkait alasan ditunda.

“Saya tetap selalu siap mau debat kapanpun, tidak mempengaruhi apapun masalahnya, dan dengan diundurnya jadwal debat, saya juga tidak merasa untung maupun rugi karena saya sudah siap 100%. Harapan saya dengan diadakannya debat nanti yaitu supaya teman-teman fakultas teknik bisa paham maksud kami mencalonkan diri,” ujar Tommy Candra selaku calon wakil ketua BEM FT UNY 2015.

Sedangkan dari KPU FT, Rohmat Munasikin selaku ketua mengatakan akan segera membahas persoalan ini, dimana efektifitas waktu akan menjadi pertimbangan, serta tidak merugikan pihak tertentu. Lebih lanjut Rohmat menjelaskan bahwa KPU sendiri sebenarnya telah siap, namun publikasinya masih minim.

“Terkait jadwal debat diundur kami sudah minta persetujuan dari berbagai pihak, dan dari panelisnya sendiri menilai kalau debat dilaksanakan hari ini dari jam 3 sore sampai maghrib dan dilanjut besok jumat lagi dirasa kurang efektif, maka dari itu kami memutuskan kalau debatnya diundur rencananya dijadikan cuma ada sekali debat tapi dengan alokasi waktu yang agak lama, rencananya akan dilaksanakan besok jumat 12 desember 2014,” ujar Rohmat Munasikhin.

Anwar dari mahasiswa FT tidak tahu akan ada debat ini dan mengaku tidak perduli. Berbeda dengan Bella Vinizha mahasiswa pendidikan teknik elektro yang berharap agar debat ini nantinya mampu mengedukasi mahasiswanya. “Biasa saja tentang jadwal debat yang ditunda karena dia menunggunya sedang saja, tetapi harapan saya diadakan debat nanti supaya masyarakat fakultas teknik bisa terbuka pikirannya dan bisa menentukan pilihannya terkait calon BEM,” ujarnya.

“Harapanku dari dilaksanakan debat yaitu pihak calon bisa memantaskan diri dan pihak masyarakat Fakultas teknik bisa mengenal lebih dekat calon” ungkap Rohmat Munasikhin menambahkan. [Nurus]