Tak Penting Berbuka dengan Apa, Karena yang Terpenting Adalah dengan Siapa

Bulan puasa kembali datang dengan semua keistimewaannya. Berbagai kegiatan khas Bulan Ramadhan tentunya akan turut mewarnai hari-harimu, salah satunya adalah buka bersama atau bukber. Bukber seolah sudah menjadi budaya wajib bagi banyak orang di Bulan Ramadhan. Namun yang membuat istimewa bukanlah menu berbuka puasanya, namun dengan siapa bukber-nya. Berikut ini adalah orang-orang yang membuat buka puasa kita menjadi lebih istimewa.

Saat kebersamaan dengan keluarga sudah jarang kamu nikmati, berbuka bersama mereka akan menjadi momen yang paling kamu rindukan.

Bagi seorang anak rantau yang tak tentu kapan bisa pulang ke kampung halaman, dapat berbuka puasa dengan keluarga tentu menjadi hal yang sangat istimewa. Sambil bernostalgia mengenang masa lalu saat masih bisa melewati hari-hari di Bulan Ramadhan bersama keluarga tentu membuatmu merasa ingin selalu di rumah, enggan untuk pergi lagi meninggalkan nikmatnya masakan ibu.

Sahabat sebagai keluarga keduamu akan menjadikan buka puasamu semakin istimewa.

Memiliki banyak teman dan sahabat tentu menjadi kebahagiaan tersendiri bagi setiap orang. Sahabat yang selalu ada saat suka maupun duka, termasuk saat berbuka puasa tentu akan semakin mewarnai hari-harimu di bulan puasa. Bukber akan semakin mempererat rasa kekeluargaan, karena bagi seorang anak rantau, sahabat merupakan keluarga keduanya di tanah orang.

Bernostalgia dengan sahabat-sahabat lama masa sekolah akan membuat buka puasamu semakin terasa istimewa.

Buka puasa bersama teman-teman lama, seperti teman semasa SMA akan membuat buka puasamu semakin istimewa. Menikmati hidangan berbuka sambil bercerita ngalor-ngidul masa-masa sekolah akan membuatmu dan teman-temanmu lupa waktu. Rasanya ingin menghentikan waktu supaya bisa lebih lama mengenang kenangan indah masa sekolah.

Ketika buka bersama sang kekasih, tak penting lagi apa menu buka puasamu, karena yang terpenting bagimu adalah momen bersamanya.

Berbuka dengan sang kekasih atau gebetan tentu akan menjadikan buka puasamu semakin istimewa. Tak penting lagi apa menu buka puasanya, karena yang terpenting bagimu adalah momen berdua bersamanya. Jika sudah seperti itu, dunia seperti menjadi milik kalian berdua, yang lain ya cuma numpang. Tapi jangan sampai asyiknya bukber membuatmu lupa tarawih ya.

Widi Hermawan

Lahir di Kota Mendoan, Banyumas, pada 14 Desember 1996. Saat ini sedang menekuni studi di Fakultas Teknik UNY semester akhir. Aktif juga di dunia pers mahasiswa, tapi akhir-akhir ini lebih suka nulis status facebook daripada nulis berita. Masih berjuang juga menyelamatkan dunia dari konspirasi jahat freemason dan illuminati. Sampai sekarang tidak peduli dengan bentuk bumi. Pernah bercita-cita menjadi ustadz, entrepreneur, politikus, engineer, tentara, hingga ketua KPK, tapi sekarang tidak tau inginjadi apa, yang penting terus berdoa dan berikhtiar.

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.