Permasalahan matinya jaringan nirkabel (wi-fi) ysu dan tidak adanya pasokan air bersih yang telah biasa digunakan oleh mahasiswa Fakultas Teknik di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) FT belum usai dipecahkan.

Koneksi Wi-fi ysu tidak bisa digunakan terhitung sejak Pimnas selesai terselenggara di UNY. Sedangkan pasokan air bersih mati sejak seminggu sebelum berita ini diturunkan.

Ditemui di kantornya pada Jumat (28/9), Kasubag PKM FT UNY, Joko Mujiarto, memaparkan bahwa selama ini wi-fi yang ada di Gedung PKM FT dipasok melalui alat yang terpasang di Gedung LPTK, persis di depan Gedung PKM FT.

Dirinya tidak berujar kapan koneksi ysu di Gedung PKM FT akan bisa dipakai normal kembali, namun menjamin akan memperbaharui alat penunjang jaringan untuk Gedung PKM FT. “Akan diadakan (dipasang, -red) device seharga 13 juta rupiah, seperti halnya yang ada di Gedung LPTK,” janjinya.

Joko akan memberikan alat tersebut dengan catatan mahasiswa pengguna jaringan bisa merawatnya. “Tentu, dengan catatan para mahasiswa bisa menjamin (alat tersebut) tidak akan hilang dan dirawat,” jelasnya.

Tentang permasalahan pasokan air bersih, Joko tidak banyak memberi tanggapan. Namun ia menjamin masalah tersebut akan diurusnya dua minggu ke depan. “Akan saya urus, dua minggu ke depan,” pungkasnya. (afma)