Sejumlah mahasiswa yang mengatasnamakan diri sebagai Aliansi Mahasiswa UNY Tolak Revisi UU KPK menggelar Aksi Menolak Revisi UU KPK di depan Rektorat UNY, Selasa (10/9). Mereka membawa spanduk bertuliskan #UNYTolakRevisiUUKPK dan spanduk khusus untuk mengumpulkan tanda tangan dari mahasiswa dan warga UNY di sekitar Halaman Rektorat.
Aksi diawali dengan berkumpul di Taman Pancasila, lalu massa bergerak dari Taman Pancasila menuju Halaman Rektorat UNY. Di sana, massa menyampaikan orasi dan tuntutan. Ahmad Sidiq, Koordinatur Umum Aksi kali ini menyampaikan bahwa aksi ini merupakan muara dari pembahasan tentang KPK yang mulai dikaji sejak Agustus 2018 lalu.
“Ini bentuk keresahan kami terhadap upaya-upaya periodic lima tahunan yang terus diulang untuk melemahkan KPK,”ujar Ahmad.
Selain dari mahasiswa, orasi juga disampaikan oleh Wakil Rektor 1 Bidang Akademik, Margana. Ia menyampaikan bahwa UNY bersama perguruan tinggi lainnya menolak revisi UU KPK. Ia berharap Presiden Joko Widodo bisa mencermati dan mendengar suara masyarakat.
“Presiden punya waktu 60 hari untuk bisa mencermati ini, dan semoga ia bisa mendengar suara masyarakat dan mahasiswa,” katanya.
Ahmad Sidiq melanjutkan, dirinya bersama ormawa UNY dan para pejabat kampus berencana untuk membacakan deklarasi atau pernyataan sikap dengan massa yang lebih besar pada hari Jumat besok.
“Hari Jumat insyaallah setelah Haornas (Hari Olahraga Nasional), UNY bersama jajaran dan pimpinan, akan menyatakan deklarasi dan pembacaan petisi penolakan terhadap revisi UU KPK ini,” tutupnya.
Setelah menyampaikan orasi dan pernyataan sikap, massa kembali ke Taman Pancasila. (akb)

Baca juga: Pencurian Monitor Kembali Terjadi di PKM FT UNY