(23/09), Beberapa elemen menggelar aksi dengan tajuk #gejayanmemanggil. Aksi ini dimulai pukul 13.00 WIB di tiga arah yang selanjutnya berpusat pada Pertigaan Colombo-Gejayan.

Beberapa tuntutan yang dilayangkan oleh sejumlah massa #GejayanMemanggil adalah menolak RUU KUHP, sahkan RUU-PKS, menolak pelemahan KPK serta kasus kebakaran hutan (Karhutla) yang terjadi di daerah Sumatera, Riau, dan beberapa titik kebakaran lainnya.

Untuk saat ini massa aksi dihadiri oleh beberapa kampus ternama di Yogyakarta yakni UGM, Sanata Dharma, Akprind, UNY, dan UPN. Damar, salah satu orator aksi ini menghimbau kepada seluruh peserta aksi damai untuk tetap menjaga situasi.

“Menghimbau bahwasannya acara longmarch ini adalah aksi damai, dan jika ada yang ingin membuat rusuh lebih baik mundur,”ujar Damar.

Tidak hanya mahasiswa, masyarakat ikut mendukung aksi ini. Hal ini dibuktikan dengan adanya warga yang membagikan logistik berupa buah jeruk dan minuman secara gratis untuk peserta aksi.

Dengan adanya aksi ini, harapan kedepannya segala tuntutan dari massa aksi direspon pemerintah khususnya presiden Jokowi selaku pemegang kekuasaan eksekutif tertinggi. (Teguh/Fairuz)

Baca juga: Kami menolak RUU KPK