Bertempat di Gedung Pertunjukan FBS UNY, Menristekdikti meresmikan 12 Gedung IsDB yang telah rampung dibangun di UNY, Sabtu (2/2).

Acara yang dimulai pada pukul 08.50 tersebut dibuka dengan tarian Wiyata di Krida Nawung Bawono, sebelum inti acara dimulai dengan laporan Rektor UNY, Sutrisna Wibawa. Dirinya menyebut bahwa pembangunan 12 Gedung IsDB ini memakan waktu 450 hari kerja.

“Pembangunan Gedung IsDB ini memakan waktu 450 hari kerja, dan total biaya yang dihabiskan adalah 279 miliar,” paparnya.

Baca Juga: Editor Balairung Memenuhi Panggilan Polda DIY

Ia juga mengatakan bahwa diresmikannya Gedung IsDB ini merupakan langkah UNY menuju universitas kependidikan kelas dunia. “Semoga bisa menjadikan UNY menjadi universitas kependidikan kelas dunia,” jelasnya.

Di sambutan lain, Menristekdikti M. Nasir berpesan agar gedung-gedung yang telah dibangun dapat digunakan sebaik-baiknya, dan dapat dirawat sehingga tidak menjadi museum.

“Coba, bayangkan jika satu lampu dari gedung ini (Gedung Pertunjukan FBS, -red) mati, berapa rupiah yang harus dikeluarkan (untuk memperbaikinya),” ujar M. Nasir.

Baca Juga: Mahasiswa Bebas Memilih Nominal UPPA

Di samping peresmian 12 Gedung IsDB, Menristekdikti juga meluncurkan E-Learning. M. Nasir berpendapat E-Learning sangat bermanfaat bagi dosen atau pun mahasiswa dan membantu proses kemajuan pendidikan tinggi dengan kondisi geografis Indonesia yang sedemikian rupa.

Dalam acara peluncuran E-Learning, Menristekdikti melakukan video conference pelaksanaan E-Learning dengan beberapa kampus seperti Universitas Syiah Kuala, Universitas Sam Ratulangi, Universitas Lambung Mangkurat, dll.

Menristekdikti berharap dengan adanya E-Learning bisa membuat lebih banyak masyarakat yang mengenyam pendidikan tinggi berkualitas.

“Untuk itu, (agar) seluruh Warga Negara Indonesia yang berumur 18-23 tahun dapat mengenyam pendidikan tinggi yang berkualitas dengan E-Learning,” pungkasnya. (afma)