Desas-desus adanya penurunan dana kemahasiswaan di Fakultas Teknik (FT) UNY terjawab sudah. Giri Wiyono selaku WD III FT memastikan adanya penurunan anggaran kemahasiswaan tahun 2016 yang cukup drastis, walaupun belum ada ketetapan rencana anggaran kemahasiswaan. Giri Wiyono mengungkapkan, penurunan dana kemahasiswaan dikarenakan adanya peningkatan dana renum, sehingga memotong anggaran kemahasiswaan. “Untuk meningkatkan kinerja, maka dana renum dinaikkan, otomatis anggaran untuk kemahasiswaan turun,” ujarnya.

Giri Wiyono juga menjelaskan, bahwa renum merupakan model pendanaan untuk kinerja di UNY, karena kinerja tahun 2016 belum diketahui, maka dana renum dianggarkan cukup tinggi. Ini mengakibatkan penurunan dana kemahasiswaan untuk tahun 2016 yang cukup drastis, dimana sebelumnya sebesar 105 juta, tahun ini hanya 80 juta. Peningkatan dana renum sendiri dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas kinerja di tahun 2017 nanti.

Sebelumnya memang sudah terdengar isu mengenai adanya penurunan anggaran dana kemahasiswaan yang disebabkan adanya remunerasi di UNY. Kebijakan tersebut ternyata tidak hanya berimbas pada dosen dan pegawai, namun juga pada dana kemahasiswaan di UNY. Seperti yang disampaikan Giri Wiyono yang memastikan semua dana kemahasiswaan di UNY baik di tingkat fakultas maupun universitas dipastikan turun. “Penurunan terjadi di semua fakultas, FT masih mending, bahkan di FIP itu bingung, dana segitu mau buat apa,” ujarnya. [Widi Hermawan]

Berita terkait : Turunnya Dana Ormawa: DPM Komentar