Yogyakarta – Sabtu (21/5), murid Sekolah Dasar Negeri (SDN) Purworejo, Sleman tepat pukul 07.30 WIB nampak beriringan masuk ruang kelas. Sebelum memulai kegiatan belajar mengajar (KBM), murid berdoa sejenak dilanjutkan dengan membaca buku bersama selama 15 menit dipandu guru pengampu kelas. Program ini diterapkan untuk menumbuhkan minat baca anak sesuai gagasan Kementerian Pendidikan Dasar, Menengah dan Kebudayaan (KEMENDIKBUD).

Penerapan program 15 menit membaca buku tidak hanya digagas oleh pihak sekolah saja. Pihak luar juga dilibatkan dalam pelaksanaannya. Melalui dinas pendidikan setempat, Asuransi Sun Life Financial dalam program Corporate Social Responsibility (CSR)  yang bernama The Brighter Gen Tour de Java turut merevitalisasi ruang kelas dengan wujud penyaluran buku dan renovasi. Berbagai macam buku yang disalurkan telah disesuaikan dengan kemampuan membaca murid, seperti fabel, dongeng, dan buku cerita bergambar.

Setiap kelas memiliki 100 buku sebagai fasilitas penunjang pelaksanaan program. Buku-buku tersebut diletakkan pada rak kayu yang terletak di salah satu sisi kelas dan diberi nama Pojok Baca. Jumlah buku yang tertata pada Pojok Baca dibatasi hanya  dua kali lipat dari jumlah murid pada satu kelas. Sisanya, buku-buku tersebut disimpan pada kotak berbahan plastik.

Pelaksanaan program membaca dilakukan dengan tiga metode, yakni membaca lantang, berpasangan, dan mandiri. Setiap metode membaca memiliki teknis yang berbeda. Membaca lantang dilakukan dengan konsep guru membacakan dan murid mendengar. Usai dibacakan, guru tak luput memancing murid agar dapat menyampaikan hikmah maupun amanat yang terkandung.

Berbeda dengan sebelumnya, metode mandiri justru memberikan kesempatan murid selama 10 menit untuk membaca. Sisa lima menit digunakan sebagai kesempatan murid berlatih menceritakan kembali dan menyampaikan amanat cerita di depan kelas. Sedangkan untuk membaca berpasangan dilakukan dengan teknis satu buku untuk dua murid yang saling bergantian untuk membaca dan menyimak. Setelah membaca, semua murid diwajibkan untuk menuliskan informasi singkat pada jurnal perihal buku yang telah dibaca meliputi jumlah halaman, judul, dan halaman terakhir yang dibaca. [Edwin, Risma dan Sulis]