Perkembangan globalisasi yang semakin massif membuat persaingan di dunia kerja semakin ketat, ditambah lagi dengan dibukanya pasar bebas masyarakat ekonomi Asean. Oleh karena itu, masyarakat Indonesia harus benar-benar paham bagaimana caranya berkompetisi supaya tidak terpinggirkan di negeri sendiri nanti. Salah satu hal terpenting untuk dapat memenangkan persaingan adalah dengan meningkatkan personal branding. Seperti yang disampaikan Farid Stevy Asta, seorang designer dan musisi dalam Creative Seminar Aduin Festival 2016 yang di selenggarakan mahasiswa Ilmu Komuniksai UIN Sunan Kalijaga. Seniman jebolan Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta ini mengungapkan sepuluh cara yang bisa kita lakukan untuk meningkatkan personal branding.

1. Tahu bahwa personal branding itu penting
Sebelum melakukan usaha-usaha yang lain, kita harus mengetahui lebih dulu betapa pentingnya personal branding bagi kesuksesan karier. Dengan mengetahui pentingnya personal branding, seseorang akan merasa perlu untuk meningkatkan brand yang melekat pada dirinya.

2. Sudah melakukan personal branding itu sendiri
Hal ini sangat penting, karena pembentukan brand bukanlah persoalan instan, namun perlu melewati proses yang panjang. Proses di sini misalnya seseorang yang ingin meningkatkan brand-nya di dunia musik, maka untuk meningkatkan namanya ia kuliah di seni musik.

3. Personal branding bukan tentang ego, tapi tentang realita
Idealis dalam membangun personal branding boleh-boleh saja, namun pembacaan terhadap apa yang dibutuhkan pasar lebih penting. Sebab dalam konteks komersil, pemaksaan idealisme dapat menjadi bumerang bagi diri sendiri.

4. Mengetahui diri sendiri
Pemahaman tentang minat, bakat, dan passion yang dimilki diri sendiri merupakan hal yang sangat penting. Karena dengan mengenali diri sendiri mulai dari kekurangan hingga kelebihan yang dimiliki inilah kita dapat mengoptimalkan usaha dalam membangun personal branding.

5. Membuat proyek-proyek kreatif
Salah satu usaha untuk mengenalkan diri kita ke dunia luar adalah dengan mencoba membuat banyak proyek-proyek kreatif. Dalam usaha meningkatkan brand jangan pernah takut untuk beda dan berinovasi. Karena dengan sesuatu yang berbedalah diri kita mudah untuk diingat dan dikenal.

6. Membangun toolkits
Jika sudah membuat banyak proyek-proyek kreatif, pembuatan toolkit sebagai media pendukung pembangunan personal branding. Bentuk dari toolkit ini seperti website atau blog yang berisi karya-karya yang telah dibuat, dengan begitu publik dapat mengenal kita lebih mudah.

7. Bangun jaringan
Tidak bisa dipungkiri, bahwa pembangunan jaringan merupakan hal yang sangat vital dalam usaha meningkatkan personal branding. Dengan luasnya jaringan yang kita miliki, nantinya kita akan sangat mudah untuk dikenal.

8. Tingkatkan skill
Semua usaha yang sudah dilakukan sebelumnya akan sia-sia jika kita tidak memiliki skill atau keterampilan yang mumpuni. Oleh karena itu sangat penting meningkatkan skill yang dimiliki, apalagi kita sudah memasuki pasar bebas MEA. Peningkatan skill ini bisa melalui banyak cara seperti kursus misalnya, dan tidak kalah penting untuk sering-sering berlatih.

9. Konsisten dan passionate
Kegagalan dalam usaha merupakan hal yang sangat wajar, maka dari itu kita harus siap menerima kemungkinan terburuk. Konsisten dan passionate menjadi sangat penting di sini supaya kita tidak mudah putus asa.

10. Value
Setelah melakukan sembilan langkah di atas dengan baik, percayalah hasil yang besar siap kamu raih.