Tercatat, sejak Senin malam (19/05/2020) hingga Selasa pagi (19/05/2020), tagar #UNYBERGERAK menggema di Twitter dan menjadi trending topik nomor 1 di Indonesia. Tagar tersebut muncul akibat adanya keresahan mahasiswa perihal pembayaran UKT semester gasal dalam 2 bulan kedepan.

Keresahan tersebut dapat terlihat seperti yang di cuitkan oleh akun @mahasiswauenyeh yang menulis “Pandemi gak tau sampai kapan, resesi depan mata. Di banyak keluarga, krisis sudah dirasakan, sedangkan kampus tetap mau kita bayar UKT”.

Hal serupa juga ditulis oleh akun @alfisyah_ “apakah orang tua dari mahasiswa harus meninggal dahulu biar dpt keringan UKT pak?”.

Menanggapi tagara #UNYBERGERAK tersebut, Rektor Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Sutrisna Wibawa ketika dihubungi via WhatsApp oleh Wartafeno.com menyebut bahwa dia mempersilakan penyampaian pendapat di media sosial dalam bentuk apapun dengan catatan mahasiswa tetap menjaga kesantunan dan menjaga leading in character education.

“Ya mengemukakan pendapat silahkan. Tetapi harus menjaga kesantunan, UNY menjaga leading in character education,” tulisnya

Mengenai ramai-ramai pergunjingan surat edaran penurunan Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang telah beredar di mahasiswa, dia juga membeberkan bahwa sejatinya surat itu memang ditujukan untuk pihak fakultas.

“Iya, surat tersebut untuk fakultas”, ungkapnya

Baca Juga :

UKT Tetap Tinggi, Mahasiswa UNY Beramai-ramai Naikan Tagar #UNYBERGERAK

Sutrisna juga menambahkan bahwa akan ada tindak lanjut dari surat edaran berupa petunjuk teknis bagi mahasiswa. Namun sayangnya, ketika ditanyakan terkait kapan waktu akan dikeluarkan petunjuk teknis tersebut, Sutrisna hanya menjawab agar mahasiswa sabar menunggu.

“Ya akan ada petunjuk teknis sebagai tindak lanjut dari surat edaran, kapannya tunggu saja petunjuk teknis”, ujar Sutrisna

Lebih lanjut, ketika ditanyakan gambaran besar petunjuk teknis pemotongan UKT, Sutrisna menjawab bahwa sebaiknya untuk sekarang mahasiswa konsentrasi Ujian Akhir Semester (UAS) terlebih dahulu.

“Konsentrasi UAS dulu, baru disiapkan petunjuk teknisnya”.

Dia juga menjawab ihwal transparansi dana yang sempat ramai diperbincangkan, menurutnya, penggunaan dana UKT telah memenuhi standar mekanisme perencanaan yang telah ditetapkan berdasarkan SOP pengelolaan keuangan BLU.

Selain itu juga, dia menyebut bahwa setiap triwulan UNY selalu melaporkan penerimaan dan penggunaan dana ke Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN), dimana semua laporan keuangan transparan dan dijadikan sebagai dokumen resmi pemerintah.

“Tentang penggunaan UKT, UNY sebagai PTN sudah memiliki mekanisme dan perencanaan yang standar. UNY melaporkan selambat-lambatnya setiap triwulan penerimaan dan penggunaan dana ke KPPN serta semua dilakukan sesuai SOP BLU dan dokumen keuangan terbuka sebagai dokumen pemerintah. Semua transparan”, Pungkasnya.

Reporter: Nia

Penulis: Teguh Perdana