wpid-p_20150307_175408_hdr.jpg

     Sabtu (7/3), organisasi mahasiswa (ormawa) Fakultas Teknik kembali membahas implementasi sistem Rema (Republik Mahasiswa) dalam musyawarah dan sidang lokakarya di Ruang Teater 1 Teknik UNY. Acara ini dihadiri oleh setiap perwakilan dari ormawa, rencananya sidang akan berlangsung hingga minggu 8/3.
Rema kembali diterapkan karena mengikuti kebijakan BEM Universitas yang sudah terlebih dahulu meresmikan kembalinya sistem REMA pada Konferensi Mahasiswa (13-14/11 2014). Perlu diketahui pada 2010 Rema sempat dibekukan, lalu muncul Keluarga Mahasiswa (KM) pada tahun 2011. Namun, selama tiga tahun ormawa FT dalam menjalankan sistem kepemerintahan tidak menggunakan bentuk yang jelas dan menemui kegalauan.
Pada tahun ketiga yaitu pada masa kepemimpinan Bani Asrofudin sebagai Ketua BEM FT 2014 diterapkan sistem KM berdasarkan sistem musyawarah di lokakarya tahun 2014, dan akhirnya pada lokakarya 2015, Rema kembali muncul. Ada kejadian lucu timbul dalam sidang. Peserta sidang belum paham dengan sistem REMA yang kini berlaku. Kebingungan terjadi terkait Ideologi apa yang akan diusung. Sehingga perlu diperdalam lagi pada pemahaman ketatanegaraan, karena jelas Pancasila sebagai ideologinya.[Fitri, Ida]