Jumat (4/3), Penampilan Reog Ponorogo membuka jalannya Dies Natalis Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) ke-52 di Studion UNY. Reog Ponorogo merupakan salah satu kesenian budaya dari Jawa Timur yang pernah menjadi perdebatan hak kepemilikan kebudayaan. Penampilan tersebut menegaskan Dies UNY kali ini yaitu ingin tetap melestarikan kebudayaan Indonesia.

Cuaca mendung tak menyurutkan semangat para jajaran birokrasi dan mahasiswa yang hadir untuk mengikuti serangkaian kegiatan Dies. Tema yang diangkat, yakni Kontribusi Pendidikan dalam Memuliakan Martabat Manusia. “Tujuannya jelas, dalam visi UNY yakni Takwa, Mandiri, Cendekia” jelas Ketua Panitia Dies Natalis, Nasiwan.

Pelepasan 52 burung ke alam bebas, penanaman seribu pohon zaitun, dan tes kebugaran gratis menjadi salah satu acara dalam Dies Natalis kali ini. Acara ditutup dengan pembagian doorprize berupa kulkas, 2 sepeda gunung, kompor gas, tv LED, dan berbagai doorprize lainnya. [Fitri]